Saturday, 20 April 2013

Seribu Anak Menggambar di Atas Layang-Layang

Seribu anak melakukan aksi menggembar di atas layang-layang | Foto: Larasati Reyma

Seribu anak melakukan aksi menggembar di atas layang-layang | Foto: Larasati Reyma

SOLO – Sebanyak 1000 anak usia dini dari Kelurahan Laweyan memenuhi Lapangan Kotta Barat, Minggu (21/4/2013). Mereka datang untuk menggambar di media baru dari layang-layang.

Ketua penyelenggara sekaligaus owner Yayasan Analta, Sinta Candra Sapura mengatakan alasanya memilih media menggambar layang-layang karena ingin menanamkan filosofi kepada orangtua untuk mendidik anak-anak mereka seperti layang-layang. Menurut dia, layang-layang membutuhkan tarikan jika kendor dan kelonggaran jika terlalu kuat talinya.

“Kegiatan sederhana intinya memasukkan filosofi ke orangtua. Dan membebaskan anak untuk melukiskan pesan moral yang digambarkannya di atas layang-layang. Ada pesan moral tentang Solo dan orang tua,” ujarnya kepada wartawan di sela-sela kegiatan.

Sementara itu, Ketua panita, Sri Darmayanti menegaskan jika acara ini adalah kegiatan kolosal yang berupaya untuk memupuk kreativitas anak. Selain itu, mengenalkan anak adanya  media gambar lain.

“Kegiatan ini juga sebagai peluncuran Cikal Elayum sebagai sekolah pertama yang berbasis budaya. Selain itu juga untuk mempererat persaudaraan antar anak, dan merangkul anak-anak difabel,” tandasnya.

Larasati Reyma P | @laras_rey

Sika Nurin 21 Apr, 2013


-
Source: http://www.soloblitz.co.id/2013/04/21/seribu-anak-menggambar-di-atas-layang-layang/
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment